Moh. Ali Murtado
Moh. Ali Murtado
Co-Founder at Impacta Digital Advertiser Marketing Analyst Data Analyst Web Developer
Moh. Ali Murtado

Blog

Membangun Karir Cemerlang di Digital Advertising: Panduan untuk Generasi Muda (20-35 Tahun)

Membangun Karir Cemerlang di Digital Advertising: Panduan untuk Generasi Muda (20-35 Tahun)

Membangun Karir Cemerlang di Digital Advertising dan Growth Marketing: Panduan untuk Generasi Muda (20-35 Tahun)

Dunia digital advertising kini berpadu erat dengan growth marketing, menawarkan kesempatan emas bagi generasi muda yang adaptif, analitis, dan inovatif. Bagi Anda yang berusia 20-35 tahun dan ingin membangun karir gemilang di industri ini, berikut adalah panduan lengkap yang tidak hanya membahas ranah periklanan digital, tetapi juga kunci-kunci pertumbuhan bisnis melalui strategi growth marketing yang menyeluruh.

Memahami Landskap Digital Advertising dan Growth Marketing

Sebelum terjun ke industri ini, pahami dengan baik landskapnya. Digital advertising dan growth marketing berkembang sangat pesat dipicu oleh teknologi, data, serta perubahan perilaku konsumen. Anda membutuhkan semangat belajar serta kemampuan adaptasi tinggi agar selalu relevan dan unggul di bidang ini.

1. Platform Utama Digital Advertising:
  • Search Engine Marketing (SEM): Fokus pada pengelolaan dan optimasi iklan berbayar seperti Google Ads, penting untuk pemahaman strategi penargetan, pemilihan kata kunci, copywriting, serta analitik hasil kampanye.
  • Social Media Marketing (SMM): Manfaatkan Facebook, Instagram, LinkedIn, X (Twitter), TikTok untuk menjangkau dan berinteraksi dengan target audiens menggunakan kombinasi konten organik dan berbayar.
  • Programmatic Advertising: Gunakan platform DSP dan SSP untuk pembelian iklan otomatis, melakukan penargetan real-time, segmentasi audiens, serta optimalisasi bujet iklan.
  • Display Advertising: Manfaatkan banner, rich media, dan video ads di berbagai website dan aplikasi agar awareness dan engagement semakin meningkat. Fokus pada penempatan strategis dan kreativitas visual.
  • Email Marketing: Bangun dan pelihara email list yang relevan. Pastikan kampanye email tersegmentasi dan dipersonalisasi serta mengandalkan automasi untuk nurture leads.
  • Influencer Marketing: Kolaborasi dengan influencer yang sesuai value brand Anda untuk memperluas jangkauan secara autentik.
  • Affiliate Marketing: Kembangkan jaringan afiliasi untuk meningkatkan penjualan melalui insentif komisi, perhatikan sistem tracking dan relasi berkelanjutan.
2. Komponen Utama Growth Marketing:
  • Penerapan Eksperimen: Growth marketing bertumpu pada siklus validasi ide melalui eksperimen terukur (A/B testing, multivariate tests) demi menemukan formula pertumbuhan efektif.
  • Pemanfaatan Funnel: Analisis dan optimalkan seluruh tahapan funnel (awareness, acquisition, activation, retention, revenue, referral) untuk menghadirkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
  • Data-Driven Decision Making: Segala keputusan berbasis data demi memastikan setiap aktivitas pemasaran membawa dampak nyata pada pertumbuhan user, pendapatan, maupun engagement.
  • Penyatuan Channel: Growth marketer menggunakan kombinasi paid, owned, dan earned media yang disinergikan untuk hasil maksimal, seperti content marketing, SEO, otomatisasi CRM, maupun iklan berbayar.
3. Peran dan Jabatan dalam Digital Advertising & Growth Marketing:
  • Digital Marketing Specialist/Manager
  • Growth Marketer
  • SEM Specialist
  • SMM Manager
  • Programmatic Advertising Manager
  • Email/CRM Marketing Specialist
  • Affiliate Marketing Manager
  • Data/Business Analyst
  • Product Marketing Manager
  • Creative Director & Copywriter
  • UI/UX Specialist (bekerja erat dengan tim growth untuk meningkatkan conversion rate pada touchpoint digital)

Keahlian Esensial untuk Sukses di Digital Advertising dan Growth Marketing

Keahlian Teknis yang Wajib Dikuasai:

  • Google Ads & Tools SEM: Penguasaan mendalam pada Google Ads, Google Keyword Planner, dan Google Search Console.
  • Google Analytics & Data Analysis: Kemampuan membaca & menginterpretasi data, segmentasi audiens, pelacakan konversi, serta pengukuran ROI dan CAC.
  • Social Media Ads Platforms: Pengalaman mengelola dan mengoptimasi Facebook Ads, Instagram Ads, TikTok For Business, LinkedIn Ads.
  • Programmatic Platforms (DSP/SSP): Pengetahuan tentang integrasi, bidding strategies, dan campaign optimization.
  • Email Marketing & CRM Tools: Familiar dengan Mailchimp, Klaviyo, Hubspot, dan automation workflow.
  • SEO & Content Marketing: Agar bisa mengintegrasikan channel organik dengan paid acquisition.
  • HTML, CSS, JavaScript (Dasar): Pemahaman teknis ini, termasuk penggunaan Google Tag Manager, sangat membantu pelacakan dan kustomisasi elemen iklan.
  • Google Data Studio/Looker Studio: Untuk visualisasi data, reporting, dan dashboarding hasil campaign.

Soft Skills Penting:

  • Kemampuan Analisis & Problem Solving: Growth marketing identik dengan optimasi berkelanjutan berbasis data.
  • Kreativitas & Eksperimen: Rajin mencoba pendekatan baru berdasarkan insight dari data dan perilaku konsumen.
  • Manajemen Proyek & Kolaborasi Tim: Karena pekerjaan melibatkan tim lintas divisi (IT, produk, konten, desain).
  • Kemampuan Komunikasi: Untuk menyampaikan insight, strategi, dan hasil eksperimen efektif ke stakeholder.
  • Kemampuan Adaptasi & Pembelajar Abadi: Perubahan algoritma, regulasi, serta tools baru adalah hal rutin di industri ini.
  • Pemikiran Growth Mindset: Siap gagal dan bangkit melalui pembelajaran dari setiap eksperimen yang tidak berjalan sempurna.

Strategi Membangun Karir di Digital Advertising dan Growth Marketing

  1. Pendidikan dan Pelatihan Terstruktur: Gelar formal di bidang pemasaran, teknologi informasi, atau komunikasi digital bisa menjadi fondasi, diperkuat dengan kursus online (Google Skillshop, Meta Blueprint, Growth Tribe, dsb).
  2. Bangun Portofolio & Studi Kasus: Buat proyek pribadi, studi kasus, atau simulasi optimasi campaign. Sertakan hasil A/B testing, growth experiments, serta analisa funnel dan pelaporan ROI.
  3. Aktif Networking: Gabung komunitas, hadir di event marketing & growth, diskusi di LinkedIn, menghubungi praktisi untuk mentorship, atau berdiskusi lintas industri.
  4. Magang & Posisi Entry-Level: Mulai dari peran junior, magang di agensi atau startup, hingga freelance project untuk exposure real case dan challenge yang nyata.
  5. Kuasai Data dan Analitik: Kemampuan membaca insight dan menyusun strategi berdasarkan KPI, LTV, CAC, Churn rate, serta membuat reporting dinamis sangat penting.
  6. Ikuti Tren & Terus Update Pengetahuan: Amati perkembangan AI, privacy data, channel baru (TikTok Shop, WhatsApp Business API), serta tools otomasi marketing.
  7. Spesialisasi & T-D Shaped Skillset: Pelajari dasar-dasar semua saluran, lalu jadilah spesialis pada satu atau dua bidang, misal: organic growth, SEM, programmatic, atau lifecycle marketing.
  8. Bangun Personal Branding Aktif: Bagikan wawasan melalui blog, konten, atau public speaking. Buat akun LinkedIn dan portofolio online profesional.
  9. Cari Mentor & Role Model: Dapatkan insight dan arahan dari profesional berpengalaman agar proses belajar lebih terarah.
  10. Jangan Takut Gagal dan Lakukan Iterasi: Growth marketing adalah tentang continuous improvement, jangan berhenti mencoba pendekatan baru.

Tren Masa Depan Digital Advertising & Growth Marketing

  • Kecerdasan Buatan (AI): Otomatisasi proses bidding, personalisasi konten, hingga prediksi churn dan retensi.
  • Pemasaran Data Driven: Segala kampanye semakin dasar pada insight dan pengelolaan big data, pengambilan keputusan dengan machine learning.
  • Kemajuan Video Marketing: Terus meningkat, dengan konten singkat dan interaktif di YouTube Shorts, TikTok, dan Reels.
  • Augmented Reality (AR) & Virtual Reality (VR): Semakin banyak digunakan untuk experience based marketing.
  • Integrasi E-commerce & M-commerce: Periklanan langsung terkoneksi ke penjualan realtime lewat e-commerce dan pembayaran digital.
  • Personalisasi Massal: Iklan dan funnel semakin individual, berorientasi pada experience tiap user.
  • Influencer Marketing Berbasis Trust & Transparansi: Pentingnya autentikasi dan disclosure partnership.
  • Regulasi Privasi & Data First-Party: Penting memahami cookie less marketing, pengelolaan consent, dan privasi data user.

Kesimpulan

Kesuksesan karir di digital advertising dan growth marketing membutuhkan paduan antara keahlian teknis, pola pikir growth, daya adaptasi, dan semangat eksperimen. Dengan fokus pada pembelajaran berkelanjutan, membangun pengalaman nyata, serta aktif berjejaring, Anda akan makin siap menghadapi tuntutan industri yang selalu berubah. Dunia digital advertising dan growth marketing menawarkan peluang tak terbatas — mulai dan kembangkan perjalanan karir Anda sekarang.